Way Kanan - Meskipun sempat viral atas dugaan hilangnya patung setengah badan yang merupakan salah satu pahlawan dari Tanah Ramik Ragom sekaligus menjadi icon Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Pagar Alam (ZAPA) Way Kanan.
Patung setengah badan yang diduga berbahan perunggu terpasang rapi di ruang bagian dalam bekas rumah sakit terbesar di Kabupaten Way Kanan yang kini menjadi tempat kegiatan belajar-mengajar dari salah satu cabang Universitas Negeri di Lampung.
ditemui diruang kerjanya pada Rabu, (30/08/2023) salah satu Tim Investigasi dari DPD IWO Indonesia atas dugaan hilangnya patung setengah badan dari salah satu Pahlawan ternama di Way Kanan tersebut pihak rumah sakit Zainal Abidin Pagar Alam (ZAPA) melalui dr. Febri Jaya Gunawan, Sp.An. memberikan keterangan.
"Semuanya aset negara ya kalau mungkin hilang terus kamu mau ngurusin apa, itu kata saya kalau namanya aset negara ya aset negara ,mangkanya saya ini lagi ngomong sama staf saya patung itu dari aset mana, rumah sakit itu bagaimana, ada bidang-bidangnya yang menaungi mulai dari posisi rumah sakit, siapa yang bertanggungjawab setelah dipindahkan," terang Febri dengan sedikit nada tinggi.
Mengingat Patung setengah badan dari salah satu Pahlawan ternama di Way Kanan dan rasa kepedulian atas aset Negara yang hilang tersebut hingga salah satu Tim Investigasi rela menghabiskan waktu untuk mencari informasi atas dugaan hilangnya patung tersebut.
Diminta pendapat atas hilangnya patung setengah badan sebagai icon Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Pagar Alam tersebut salah satu Pemuda berpendapat patung tersebut harus di cari sampai ditemukan.
"Patung tersebut harus dicari sampai ketemu jangan dibiarkan dan didiamkan begitu saja, itukan aset negara dan Pemerintah Daerah harus mengambil tindakan tegas khususnya pihak Rumah Sakit," kata Suseno. (Jupri Yadi)
