Manuel Gonzalez Sesalkan Insiden Batu di Moto2 Austria, IntactGP Alami Nasib Sial Ganda


Drama ganda untuk IntactGP di Moto2 Austria. Senna Agius terguling dalam kecelakaan di Spielberg. Batu dari kecelakaan ini membuat rekan setimnya, Manuel Gonzalez, mengundurkan diri.



Spielberg, Austria (20 Agustus 2025) – Seri Moto2 di Red Bull Ring, Spielberg, menjadi akhir pekan penuh drama dan kemalangan bagi tim Liqui Moly Husqvarna IntactGP. Dua pembalap mereka, Senna Agius dan Manuel Gonzalez, harus mengakhiri balapan lebih awal akibat insiden yang saling berkaitan.

Kecelakaan besar terjadi di tikungan chicane pada awal balapan dan melibatkan tiga pembalap: Senna Agius, Ivan Ortola, dan Alonso Lopez. Agius mengalami nasib paling buruk dalam insiden tersebut—ia sempat terlindas namun beruntung tidak mengalami cedera serius.

Setelah pemeriksaan awal di Medical Centre Red Bull Ring, Agius dilarikan ke rumah sakit di Judenburg untuk evaluasi lanjutan akibat cedera pada kepala dan leher. Ia kemudian dinyatakan tidak fit untuk melanjutkan akhir pekan balapan dan dijadwalkan menjalani pemeriksaan lebih mendalam di Barcelona pada Senin mendatang.

“Yang paling penting, ia dalam kondisi sadar dan relatif baik sejauh ini,” ungkap Manajer Tim, Jurgen Lingg. “Kami harap ia bisa segera pulih dan kembali membalap.”

Gonzalez Terkena Imbas Insiden Rekan Setim

Di sisi lain lintasan, Manuel Gonzalez sempat tampil kompetitif dan berada di posisi ketiga setelah lap pertama. Namun, drama tak terduga menghampirinya di lap kelima. Saat melaju di trek lurus Schonberg, ia tiba-tiba melambat dan mengangkat tangan, tanda ada masalah pada motornya.

Meski sempat melanjutkan balapan, Gonzalez perlahan turun ke posisi 14. Di lap ketujuh, ia keluar lintasan di tikungan Jochen-Rindt dan akhirnya memutuskan masuk ke pit dan mundur dari balapan.

Masalah yang dialami Gonzalez ternyata berakar dari insiden Agius sebelumnya. Menurutnya, batu dari kecelakaan Senna masih berserakan di lintasan dan menjadi penyebab utama kerusakan pada motornya.

“Saya melewati area tersebut dua lap setelah insiden, dan seorang pembalap di depan saya menendang sebuah batu yang langsung menghantam radiator saya. Air langsung keluar banyak,” jelas Gonzalez.
“Saya mencoba bertahan karena air sempat berhenti bocor. Tapi tak lama kemudian, air kembali menyembur. Saya terpaksa berhenti untuk mencegah kerusakan mesin atau bahkan kecelakaan.”

Manajer tim, Jurgen Lingg, menyayangkan kejadian tersebut. Ia menyebutnya sebagai kombinasi nasib buruk yang jarang terjadi.

“Ironisnya, 'Manu' terkena dampak dari kecelakaan rekan setimnya sendiri. Batu dari insiden Senna merusak radiatornya. Hal seperti ini jarang terjadi, tapi tetap membuat frustrasi,” kata Lingg.

Meski begitu, Lingg tetap mengambil sisi positif dari situasi ini.

“Syukurlah Senna baik-baik saja. Dan Manu menunjukkan kecepatan yang luar biasa. Kami masih memimpin kejuaraan, meski selisih poin kini tinggal 19 dari Aron Canet. Mudah-mudahan keberuntungan kembali berpihak kepada kami di Hungaria akhir pekan depan.”

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama