JAKARTA — Sejumlah warga Pati menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Senin (1/9). Mereka datang untuk menuntut KPK agar segera menetapkan Bupati Pati, Sudewo, sebagai tersangka dan menahannya terkait kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Massa yang berangkat dari Pati sejak Minggu (31/8) ini membawa poster-poster yang menuntut penangkapan Sudewo. Salah satu poster bertuliskan "Tangkap Bupati Pati Sudewo, Bupati Korup."
"Mengapa tersangka lainnya sudah ditangkap, sudah ditahan, tapi Sudewo masih bebas berkeliaran? Ada apa ini dengan KPK?" teriak salah satu orator. Mereka berharap KPK dapat segera menahan Sudewo seperti tersangka lain dalam kasus yang sama.
Dugaan Korupsi dan Pembelaan Sudewo
Nama Sudewo muncul dalam dakwaan kasus suap jalur kereta api yang menjerat dua pejabat Kemenhub. Dalam dakwaan, Sudewo disebut sebagai pihak yang turut serta menerima suap senilai total Rp18,3 miliar. Namun, KPK mencatat jatah untuk Sudewo adalah 0,5% dari nilai proyek sebesar Rp143,5 miliar, yang diyakini diterima secara tunai sebesar Rp720 juta.
Sudewo sendiri telah menjalani pemeriksaan di KPK pada Rabu (27/8). Ia membantah telah menerima uang korupsi dan menyatakan bahwa uang tersebut merupakan pendapatan dari jabatannya sebagai anggota DPR. Ia juga membantah pernyataan KPK yang menyebutnya telah mengembalikan uang hasil dugaan korupsi.
Aksi unjuk rasa ini didukung oleh donasi masyarakat Pati yang terkumpul hingga Rp187 juta, digunakan untuk biaya transportasi dan logistik.
Tags:
Demo
