BANDAR LAMPUNG – Kota Bandar Lampung mencatatkan performa gemilang di sektor pariwisata sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data terbaru Pemerintah Kota, jumlah kunjungan wisatawan ke Ibu Kota Provinsi Lampung ini menembus angka 2.513.579 orang, melampaui capaian tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 2.324.756 orang.
Kenaikan ini menjadi bukti bahwa Bandar Lampung semakin kokoh sebagai destinasi favorit bagi pelancong, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Dominasi Wisatawan Nusantara dan Rekor Libur Nataru
Meskipun pasar internasional mulai menunjukkan ketertarikan, wisatawan nusantara masih menjadi motor utama penggerak industri pariwisata kota ini.
Wisatawan Nusantara: 2.488.769 orang.
Wisatawan Mancanegara: 24.810 orang.
Periode Libur Natal & Tahun Baru (24 Des - 4 Jan): 194.095 orang.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, menyatakan bahwa data tersebut merupakan angka minimal berdasarkan laporan akomodasi resmi. "Faktanya di lapangan bisa jauh lebih banyak, karena banyak pelancong yang menginap di homestay, penginapan non-bintang, atau rumah kerabat yang tidak terdata dalam sistem," jelasnya, Kamis (22/1/2026).
Faktor Pemicu: Destinasi Baru dan Akomodasi Berkelas
Lonjakan kunjungan ini tidak terjadi secara kebetulan. Adiansyah menyebutkan ada dua faktor kunci yang mendorong minat wisatawan:
Destinasi Wisata Variatif: Munculnya objek wisata baru yang viral dan berkualitas seperti Navara dan Ocean View memberikan pilihan segar bagi pengunjung.
Kualitas Akomodasi: Pertumbuhan hotel berbintang, termasuk kehadiran hotel bintang lima di Bandar Lampung, meningkatkan standar pelayanan dan kenyamanan bagi pelancong kelas atas.
Dampak Ekonomi bagi Daerah
Peningkatan jumlah wisatawan ini membawa dampak positif langsung terhadap ekonomi lokal, mulai dari keterisian hotel (okupansi), peningkatan omzet UMKM kuliner dan oleh-oleh, hingga sektor transportasi. Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus menambah daya tarik kota melalui penataan infrastruktur dan penyelenggaraan event kreatif di tahun 2026.