Respons Darurat Banjir, Wali Kota Eva Dwiana Salurkan Bantuan Beras 10 Kg dan Dana Tunai Rp1 Juta bagi Warga Way Halim

  


BANDAR LAMPUNG, 11 Maret 2026 – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, memimpin langsung aksi tanggap darurat di tengah pemukiman warga yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi, Jumat (6/3) malam. Peninjauan yang difokuskan di wilayah Kecamatan Way Halim ini bertujuan untuk memastikan seluruh warga yang rumahnya terendam mendapatkan penanganan cepat dan jaminan logistik dasar.

Sebagai bentuk perlindungan sosial instan, Wali Kota menyerahkan bantuan stimulan guna meringankan beban warga dalam membersihkan dan memulihkan kondisi rumah mereka.

Paket Bantuan Pascabencana Dalam kunjungan tersebut, Bunda Eva—sapaan akrabnya—menyerahkan bantuan berupa:

  • Beras: Sebanyak 10 kilogram per Kepala Keluarga (KK).

  • Dana Tunai: Sebesar Rp1.000.000 per Kepala Keluarga (KK).

“Beras dan uang tunai kita berikan malam ini juga untuk warga yang terdampak. Pemerintah kota bergerak cepat, baik dalam penyaluran bantuan maupun penanganan fisik rumah warga agar kondisi lingkungan kembali aman,” tegas Eva Dwiana di lokasi peninjauan.

Penanganan Lapangan dan Mitigasi Selain penyaluran bantuan, Pemkot Bandar Lampung mengerahkan personel gabungan untuk membantu evakuasi barang dan pembersihan sisa lumpur di rumah-rumah warga. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi dampak bencana yang terjadi secara tiba-tiba sejak sore hari tersebut.

Wali Kota juga menegaskan bahwa tim pemantau dari BPBD dan jajaran kecamatan akan terus bersiaga di titik-titik rawan banjir lainnya. Ia menginstruksikan aparat kelurahan untuk segera melaporkan jika masih ada warga yang membutuhkan bantuan tambahan atau penanganan medis.

Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem Mengingat potensi hujan lebat yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, Pemkot Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta segera melapor kepada aparat pamong setempat jika terjadi kondisi darurat guna percepatan evakuasi dan bantuan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama