BANDAR LAMPUNG, 17 Maret 2026 – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung membawa kabar gembira bagi ratusan tenaga kerja di lingkungan birokrasi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menegaskan bahwa seluruh kewajiban finansial mulai dari Tunjangan Kinerja (Tukin), Tunjangan Hari Raya (THR), hingga insentif aparat telah tuntas dibayarkan.
Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas ekonomi keluarga aparatur serta menjaga daya beli masyarakat lokal di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
Perhatian Khusus bagi PPPK Paruh Waktu Tidak hanya fokus pada aparatur tetap, Bunda Eva—sapaan akrabnya—juga menunjukkan kepedulian nyata bagi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Sebanyak 430 tenaga PPPK paruh waktu menerima bantuan beras serta zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hasil kolaborasi Pemkot dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandar Lampung.
“Alhamdulillah, hari ini pembagian beras dari Baznas untuk sekitar 430 PPPK paruh waktu sudah disalurkan. Ini adalah bentuk perhatian pemerintah di bulan suci bagi saudara-saudara kita yang telah berdedikasi membantu pelayanan publik,” ujar Bunda Eva, Selasa (17/3).
Inklusivitas Bantuan Sosial Wali Kota perempuan pertama di Bandar Lampung ini juga memastikan bahwa bantuan tidak hanya terbatas pada skema PPPK. Tenaga kerja yang belum terakomodasi dalam skema PPPK paruh waktu pun tetap mendapatkan perhatian serupa agar merasakan kebahagiaan yang merata di hari kemenangan.
Komitmen Ketepatan Waktu Di tengah sorotan publik terhadap kelancaran pembayaran hak pegawai di berbagai daerah, Pemkot Bandar Lampung tampil memberikan kepastian. Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal positif bahwa tata kelola keuangan daerah berjalan sehat dan memprioritaskan kesejahteraan SDM sebagai motor penggerak pembangunan kota.
“Untuk Tukin, THR, dan insentif aparat semua sudah dibayar. Kami ingin para pegawai dapat merayakan Idulfitri dengan tenang bersama keluarga,” tambah Bunda Eva.
Penyaluran bantuan dan kepastian hak finansial ini diharapkan menjadi ruang napas penting bagi para pekerja di lapisan terbawah birokrasi, sekaligus mempererat rasa persaudaraan di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.