Gubernur Jawa Barat Luncurkan Program Asuransi Ketenagakerjaan untuk Pekerja Informal





Bandung, 1 September 2025 — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, hari ini secara resmi mengumumkan program asuransi ketenagakerjaan bagi para pekerja di sektor informal. Pengumuman ini disampaikan di depan Gedung Sate, Bandung, dihadiri oleh perwakilan BPJS Jawa Barat, Sekretaris Daerah Herman Suryatman, serta para pekerja informal seperti pengemudi ojek online, tukang ojek pangkalan, dan pedagang asongan.

Program ini bertujuan untuk memberikan perlindungan sosial kepada para pekerja yang selama ini rentan terhadap risiko kecelakaan kerja dan risiko sosial lainnya.

“Mereka ini terhitung mulai sekarang akan segera didata untuk mendapat asuransi ketenagakerjaan. Nanti kalau sakit karena kecelakaan kerja, pengobatannya dijamin,” kata Gubernur Dedi Mulyadi.

Selain jaminan pengobatan, program ini juga menyediakan manfaat lain, termasuk:

Santunan penghasilan jika pekerja tidak dapat bekerja akibat kecelakaan.


Santunan kematian sebesar Rp 144 juta bagi ahli waris.


Beasiswa pendidikan untuk anak-anak pekerja yang meninggal dunia.

Gubernur Dedi Mulyadi berharap program ini dapat menjadi harapan baru bagi para pekerja informal dan akan menjalin kerja sama dengan seluruh bupati dan wali kota di Jawa Barat untuk memastikan perlindungan ini sampai kepada seluruh rakyat.

“Mudah-mudahan ini harapan baru, dan ini nanti akan kerja sama dengan seluruh bupati-wali kota se-Provinsi Jawa Barat, mari kita lindungi rakyat kita, agar rakyat kita merasa kehadiran pemimpin bagi rakyatnya,” tambahnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama