Langkah PWI Lampung Terhenti di Final, Polda Lampung-A Juara Bulutangkis Kodam XXI Radin Inten

 


Bandar Lampung – Tim Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung berhasil menempati posisi runner up dalam Turnamen Bulutangkis Kodam XXI Radin Inten Tahun 2025 kategori antar instansi se-Lampung. Pada partai final, PWI Lampung harus mengakui keunggulan tim Polda Lampung-A dengan skor 2–0.


Turnamen yang digelar dalam rangka peringatan Hari Juang TNI Tahun 2025 tersebut resmi berakhir pada Minggu malam (14/12). Kejuaraan berlangsung di GOR Gemilang Teluk Betung, Bandar Lampung, dan mempertandingkan empat kategori, yakni kategori instansi, atlet, non atlet, dan veteran.


Pada kategori instansi, PWI Lampung menurunkan skuad terbaiknya dan berhasil melaju hingga partai puncak. Namun, di laga final, PWI Lampung gagal membendung permainan solid tim Polda Lampung-A. Di partai pertama, pasangan Halim–Yusuf harus mengakui keunggulan pasangan Aji–Bayu dengan skor 11–21. Kekalahan kembali dialami PWI Lampung pada partai kedua melalui pasangan Agung–Piter yang kalah dari pasangan Yudi–Ergi dengan skor rubber game 13–21, 22–20, dan 13–21. Dengan kedudukan 2–0, partai ketiga yang seharusnya mempertemukan pasangan Edwin–Mawardi melawan Rizal–Raya tidak dipertandingkan.


Atas hasil tersebut, tim Polda Lampung-A berhak meraih medali emas, PWI Lampung meraih medali perak, sementara medali perunggu diraih oleh PT KAI dan Polda Lampung-B.


Pangdam XXI Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menyampaikan apresiasi dan rasa puas atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan bulutangkis tersebut. Ia berharap ajang ini dapat semakin mempererat silaturahmi antar atlet dan instansi, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.


Sementara itu, pada kategori atlet, medali emas diraih pasangan Kenaz–Hafiz, sedangkan medali perak diraih pasangan Reynard–Angga. Untuk kategori non atlet, pasangan Dodi dan Ajiz dari Way Jepara, Lampung Timur, berhasil meraih medali emas. Adapun pada kategori veteran, salah satu atlet PWI Lampung, Mawardi, yang berpasangan dengan Ayung, sukses menyumbangkan medali emas.


Para pemenang turnamen tidak hanya menerima medali dan piagam, tetapi juga uang pembinaan dengan total nilai puluhan juta rupiah. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama