BANDAR LAMPUNG, 11 Januari 2026 – Merespons curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kota Bandar Lampung beberapa hari terakhir, Wali Kota Eva Dwiana kembali melakukan aksi blusukan ke sejumlah titik rawan banjir. Tidak sekadar meninjau, wali kota yang akrab disapa Bunda Eva ini turun langsung bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengevaluasi kondisi sungai dan sistem drainase kota.
Evaluasi Lapangan di Tengah Guyuran Hujan
Aksi peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengerjaan fisik di lapangan berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran. Bunda Eva menegaskan bahwa data laporan di meja kerja harus disinkronkan dengan realitas di lapangan agar solusi yang diambil benar-benar efektif.
“Penanganan banjir tidak bisa hanya dibahas di ruang rapat. Harus dilihat langsung kondisi di lapangan supaya tahu apa yang perlu dibenahi,” tegas Bunda Eva saat meninjau alur sungai di tengah guyuran hujan, Sabtu (10/1).
Tiga Fokus Utama Pembenahan
Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas PU saat ini memprioritaskan tiga langkah teknis darurat guna memperlancar debit air:
Pembersihan Sedimentasi: Pengerukan lumpur dan sampah yang mengendap di dasar sungai untuk memperdalam daya tampung air.
Pembenahan Alur Sungai: Menata kembali jalur aliran sungai agar tidak terhambat oleh hambatan fisik atau penyempitan lahan.
Optimalisasi Drainase: Memastikan saluran air di jalan-jalan protokol terhubung dengan baik ke pembuangan akhir di sungai-sungai besar.
Apresiasi Masyarakat
Langkah konsisten wali kota dalam memantau lokasi terdampak banjir secara langsung mendapat respons positif dari warga. Kehadiran pimpinan daerah di tengah kondisi sulit dinilai memberikan kepastian bahwa keluhan masyarakat mengenai genangan air sedang ditangani secara serius dan berkelanjutan.
Komitmen Keberlanjutan
Pemkot Bandar Lampung memastikan program normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur pengendali banjir akan terus dilakukan secara bertahap. Hal ini sejalan dengan target kota untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga di tengah fenomena cuaca ekstrem yang sulit diprediksi.
Analisis Konteks: Aksi blusukan Wali Kota Eva Dwiana ini merupakan respon cepat pasca banjir yang merendam sejumlah titik seperti Jalan Urip Sumoharjo dan Waydadi pada 8 Januari lalu. Dengan keterlibatan langsung Kepala Dinas PU, diharapkan hambatan birokrasi dalam pemeliharaan sungai dapat dipangkas, sehingga normalisasi drainase dapat segera dirasakan dampaknya oleh masyarakat sebelum puncak musim hujan berakhir.