Pesisir Barat - Penyebab kematian Peratin Pekon Pagar Dalam, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Eriza Deska Aryanto masih menjadi misteri. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pesisir Barat menyebut hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak kepolisian yang belum menemui titik terang.
Wakil Bendahara LBH Pesibar, Arif Malyudi, S.H., mewakili Ketua LBH Pesisir Barat, Yurlisman, S.H., M.M., mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan konfirmasi langsung dengan Satreskrim Polres Pesisir Barat pada Senin (13/04), namun Arip mengaku belum mendapatkan informasi akhir dari hasil penelaahan kepolisian.
Menurut Arif, pihak kepolisian Polres Pesisir Barat belum bisa memberikan informasi jelas soal penyebab kematian Eriza karena hingga kini proses autopsi masih terus berlanjut.
"Jadi kami tanya langsung tadi dengan pihak kepolisian, mereka menyebut tetap masih menunggu hasil autopsi termasuk juga pemeriksaan terhadap korban hanyut di Kecamatan Lemong lalu," kata Arip.
Arip menyatakan dari hasil kunjungan LBH Pesibar ke Polres Pesisir Barat, pihak kepolisian mengaku tetap berkomitmen menindaklanjuti proses pemeriksaan hingga tuntas, dan menyebut hasil pemeriksaan diperkirakan akan keluar sekitar dua minggu mendatang.
Arif melanjutkan bahwa LBH Pesisir Barat memperteguh komitmennya untuk terus mengawal misteri kematian Peratin Pagar Dalam hingga tuntas, dan menuntut pihak kepolisian membuka seterang mungkin dalam mengungkap peristiwa ini.
Menurutnya komitmen tersebut penting agar peristiwa ini tidak menjadi bola liar dan menjadi momok menakutkan bagi masyarakat, terlebih juga bagi peratin di Pesisir Barat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya agar dapat melayani masyarakat dengan tenang tanpa adanya rasa takut.
"Pihak LBH Pesibar meminta pihak kepolisian agar perkara tersebut dapat segera terbuka, terbuka masalah pembuktian, jika memang dia meninggal akibat sakit atau meninggal dengan dugaan penganiayaan atau pembunuhan berencana pihak LBH meminta secepatnya dapat terungkap," ujar Arip.
Sebelumnya diketahui Peratin Pagar Dalam, Kecamatan Pesisir Selatan, Eriza Deska Aryanto ditemukan tak bernyawa pada Jumat (20/03), korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengambang dan tersangkut kayu di aliran Sungai Way Marang, tepatnya di belakang kawasan Pasar Senin, sejumlah pihak menyebut terdapat dugaan kekerasan pada tubuh korban saat pertama kali ditemukan.
(*)
