Libur Nataru 2025/2026: Okupansi Hotel di Bandar Lampung Melonjak Drastis, Sejumlah Hotel Capai Hunian 100 Persen

  



BANDAR LAMPUNG, 3 Januari 2026 – Sektor perhotelan di Kota Bandar Lampung mencatatkan performa gemilang pada masa liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Tingkat hunian atau okupansi hotel berbintang di kota berjuluk Tapis Berseri ini dilaporkan stabil di angka rata-rata 85 persen, bahkan beberapa hotel tertentu mencapai kapasitas penuh atau 100 persen.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, mengungkapkan bahwa lonjakan ini terjadi sejak dimulainya masa puncak libur pada 24 Desember 2025 hingga awal Januari 2026.


Okupansi Hotel Berbintang Mendominasi

Berdasarkan pantauan dinas, hotel berbintang menjadi pilihan utama wisatawan yang berkunjung ke Bandar Lampung. Stabilitas angka hunian di level tinggi ini menunjukkan daya tarik kota yang semakin kuat sebagai destinasi libur keluarga.

  • Rata-rata Okupansi: 85 Persen.

  • Level Tertinggi: 90 hingga 100 Persen (Full Booked) di hotel-hotel strategis.

  • Durasi Puncak: Terjadi selama kurang lebih 10 hari sejak malam Natal hingga pasca-Tahun Baru.

Destinasi Wisata Baru Jadi Magnet

Selain perhotelan, pergerakan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di Bandar Lampung juga mengalami peningkatan signifikan. Menariknya, pertumbuhan ini didorong oleh munculnya titik-titik wisata baru yang memicu rasa penasaran pengunjung.

“Tiap destinasi peningkatannya berbeda-beda. Ada yang sedang, namun ada juga destinasi baru yang peningkatannya di luar perkiraan karena orang penasaran dan ingin datang berkunjung,” ujar Adiansyah, Sabtu (3/1).

Proses Rekapitulasi Data Final

Dinas Pariwisata saat ini masih melakukan koordinasi intensif dengan para pengelola akomodasi dan destinasi untuk mengumpulkan data kunjungan secara menyeluruh.

  1. Pendataan Hotel Non-Bintang: Laporan dari penginapan dan hotel non-bintang sedang dalam tahap verifikasi untuk melengkapi data okupansi total.

  2. Target Laporan Final: Data resmi kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara secara kumulatif ditargetkan rampung dan dirilis setelah tanggal 5 Januari.

[Infografis sederhana: Ikon hotel dengan angka 85-100%, Ikon koper wisatawan, dan teks "Bandar Lampung Destinasi Favorit Nataru 2026"]

Dampak Ekonomi Lokal

Tingginya tingkat hunian hotel ini dipastikan memberikan dampak pengganda (multiplier effect) bagi ekonomi kota, mulai dari peningkatan omzet restoran, pusat oleh-oleh, hingga jasa transportasi lokal. Keberhasilan ini menjadi modal positif bagi pariwisata Bandar Lampung untuk terus tumbuh sepanjang tahun 2026.


Analisis Konteks: Capaian hunian hingga 100 persen ini selaras dengan tren Lampung yang masuk dalam 10 besar destinasi nasional tahun 2025. Konsistensi tingkat hunian di angka 85 persen menunjukkan bahwa infrastruktur akomodasi di Bandar Lampung telah mampu bersaing dan memenuhi standar ekspektasi wisatawan nasional yang ingin merayakan pergantian tahun di gerbang pulau Sumatera.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama