Penuh Haru, Disdikbud Bandar Lampung Lepas Lima Pengawas Purnabakti: "Pensiun Bukan Akhir dari Pengabdian"

  


BANDAR LAMPUNG, 7 Januari 2026 – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung menggelar acara pisah sambut bagi lima pengawas sekolah yang memasuki masa purnabakti per tahun 2025. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan ini dilaksanakan di Aula Mufakat Jejamo pada Rabu (7/1).

Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Disdikbud Kota Bandar Lampung, Hj. Eka Afriana, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bandar Lampung.


Penghormatan atas Dedikasi dan Ilmu

Dalam sambutannya yang emosional, Hj. Eka Afriana memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengawas yang telah mendedikasikan puluhan tahun masa kerjanya demi meningkatkan mutu pendidikan di Kota Tapis Berseri.

  • Penerima Penghargaan: Sriwati, M.Pd; Sri Nurhayati, M.Pd; Zuraida, M.Pd.I; Hery Wijaya, S.Pd., M.M; dan Dwi Kiniyanto, M.Pd.

  • Simbol Penghormatan: Kadisdikbud menyerahkan cendera mata sebagai bentuk terima kasih atas pengabdian, ilmu, dan pengalaman yang telah dibagikan kepada rekan sejawat maupun institusi.

“Bapak dan Ibu semua merupakan panutan bagi kami. Masa pensiun bukanlah akhir dari berkarya, melainkan fase baru untuk terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kota Bandar Lampung di tengah masyarakat,” ujar Hj. Eka Afriana.

Menjaga Silaturahmi sebagai Keluarga Besar

Kadisdikbud juga menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi meskipun ikatan kedinasan telah berakhir. Beliau mengajak para purnabakti untuk tetap memberikan masukan konstruktif bagi dunia pendidikan dan tidak memutus komunikasi dengan keluarga besar Disdikbud.

Kisah Inspiratif Purnabakti

Mewakili rekan sejawat, Hery Wijaya, S.Pd., M.M., mengungkapkan rasa bangganya selama mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Ia membuktikan bahwa masa purnabakti adalah kesempatan untuk membuka lembaran baru yang produktif.

  • Aktivitas Baru: Hery mengungkapkan bahwa saat ini dirinya mulai menekuni dunia wirausaha dengan mengelola bisnis ekspedisi bersama keluarga.

  • Komitmen: Meski telah menanggalkan status ASN, ia berkomitmen untuk tetap mendukung program-program pembangunan daerah secara swadaya.


Analisis Konteks: Pelepasan lima pengawas sekolah secara bersamaan menandai adanya transisi kepemimpinan teknis di sektor pengawasan pendidikan dasar dan menengah di Bandar Lampung. Pengalaman para purnabakti ini sangat krusial, terutama di tengah tantangan digitalisasi pendidikan di tahun 2026. Bisnis ekspedisi yang ditekuni salah satu purnabakti menunjukkan tren positif di mana pensiunan ASN tetap menjadi penggerak ekonomi riil di daerah.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama