Respons Cepat Pasca-Banjir: Wali Kota Eva Dwiana Instruksikan Pembongkaran Hambatan Air dan Alih Fungsi Bangunan Mangkrak

  


BANDAR LAMPUNG, 8 Januari 2026 – Pasca-hujan lebat yang merendam sejumlah wilayah pada Kamis (8/1) malam, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, melakukan peninjauan maraton ke titik-titik terdampak di Kecamatan Sukabumi dan Sukarame pada Jumat (9/1).

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota menemukan sejumlah faktor penyebab banjir, mulai dari penyempitan alur sungai akibat bangunan liar hingga kondisi fasilitas publik yang tidak layak.


Temuan Penyebab Banjir di Campang Raya

Lokasi pertama yang disasar adalah Perumahan Griya Elok Permai 2, Kelurahan Campang Raya. Di lokasi ini, Bunda Eva menemukan indikasi kuat penyebab banjir kronis yang selama ini dikeluhkan warga:

  • Hambatan Aliran: Adanya sebuah gudang barang bekas yang diduga menutup jalur air alami.

  • Tindakan: Wali Kota menginstruksikan dinas terkait untuk mengevaluasi bangunan tersebut dan memastikan aliran kali kembali berfungsi optimal tanpa hambatan fisik.

Inovasi Pelayanan: Posyandu Jadi Puskesmas Pembantu (Pustu)

Saat melakukan inspeksi mendadak di Posyandu Karunia Indah, Kelurahan Sukabumi Indah, Wali Kota merasa kecewa dengan kondisi bangunan yang dinilai tidak layak untuk pelayanan kesehatan ibu dan anak.

  1. Alih Fungsi: Menginstruksikan lurah dan camat untuk mengubah status bangunan menjadi Pustu (Puskesmas Pembantu) agar fasilitas kesehatan lebih memadai.

  2. Rehabilitasi Fisik: Perbaikan tembok, pengecatan ulang, dan penataan taman menjadi lapangan bermain anak.

  3. Aspek Keselamatan: Meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera memasang penutup pada sungai yang berada tepat di belakang bangunan demi keamanan anak-anak.

“Ini bukan seperti posyandu. Sudah, diubah saja jadi Pustu. Diperbaiki tembok yang bolong, catnya diganti agar indah, dan buatkan lapangan agar anak-anak bisa main leluasa,” tegas Eva Dwiana.

Perbaikan Jembatan Penghubung

Rombongan juga meninjau jembatan penghubung antar-lingkungan di Sukabumi Indah. Melihat kondisi jembatan yang dinilai ringkih dan membahayakan keselamatan warga, Wali Kota langsung meminta Kadis PU untuk segera melakukan perbaikan total agar jembatan tersebut layak digunakan.

Sinergi Antar-Dinas

Dalam kunjungan lapangan ini, Wali Kota didampingi oleh seluruh pimpinan OPD terkait, termasuk Kadis PU, Kepala Pelaksana BPBD, Kadis Perhubungan, hingga Kadis Damkar. Kehadiran tim lengkap ini dimaksudkan agar instruksi Wali Kota dapat langsung dieksekusi secara teknis di lapangan tanpa kendala administratif yang panjang.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama